Tavecchio: Italia Jadi Contoh Untuk Negara-negara Lain

420
0
SHARE
article top
mobile2
mobile2

Roma, SunduL – Presiden FIGC, Carlo Tavecchio meyakini jika sepakbola Italia merupakan contoh yang patut ditiru ketika membicarakan para pemain muda.

Presiden berusia 73 tahun itu juga mendiskusikan isu mengenai pengurangan jumlah tim dalam Serie A, dan menghilangkan tradisi jeda musim dingin.

mobile3
mobile3

“Pertama-tama saya ingin mengirimkan salam hangat kepada Mattia Perin,” ucap pria berusia 73 tahun itu kepada media.

“Dia adalah penjaga gawang pertama kami dari awal kepemimpinan saya.

“Sepakbola Italia? Ini semakin berkembang, bukan hanya pada sektor investasi. Kami merupakan contoh untuk perkembangan para pemain muda.

“Mempertahankan juara Euro U-21 merupakan sebuah kesuksesan, satu hadiah atas kerja keras yang sudah dimulai sejak dahulu.

“Pembaruan? Mengurangi jumlah tim dalam Serie A dari 20 menjadi 18 hanya kabar burung belaka, kami bisa membuat satu kesepakatan dengan liga-liga yang lebih rendah.

“Jeda hari Natal? Untuk Natal, Tahun Baru dan Epiphany, akan lebih baik rasanya untuk tidak diselenggarakan pertandingan. Di hari lain mungkin masih memungkinkan.

“Saya tidak paham kenapa kita tidak bisa bermain pada tanggal 26 atau 27 Desember.”

Tavecchio juga mengklarifikasi pernyataan yang menyatakan jika ia mengungkapkan bahwa Milan dan Inter merupakan tim yang lebih diperlukan ketimbang Roma dan Napoli dalam Serie a.

“Saya tidak pernah berbicara bahwa kami membutuhkan Inter dan Milan dalam Liga lebih daripada Roma dan Napoli,” lanjut Presiden saat diwawancarai oleh media.

“Saya mengatakan bahwa kami merasa bahwa ada yang kurang semisal dua klub asal Milan tidak beraksi dalam Liga Champions.

“Dalam pikiran saya, Naples merupakan kota paling indah yang pernah ada.”

Apa yang terlintas dalam pikiran Tavecchio ketika mengetahui mantan pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte merengkuh kesuksesan bersama Chelsea?

“Saya sudah sadar bahwa ia akan pergi dari sini setelah dua tahun dan juga bahwa ia akan melatih dengan sangat baik di Chelsea. Ia merupakan seprang pelatih yang unik.”

Conte yang tiba di Chelsea pada musim panas lalu sudah memainkan 24 pertandingan dan mengkoleksi 19 kemenangan, 1 kekalahan dan 4 hasil imbang.

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

sundul mobile 4
sundul mobile 4

NO COMMENTS