Prandelli: Seluruh Eropa Pelajari Taktik Jitu Ventura

513
0
SHARE

Roma, SunduL – Mantan pelatih Italia, Cesare Prandelli memberikan sanjungan kepada pelatih timnas saat ini Giampiero Ventura, mengungkapkan bahwa di Eropa semua tim mempelajari taktik jitunya.

Mantan bos Valencia itu rela menjalani satu sesi wawancara panjang yang mendiskusikan mengenai alasannya mundur dari kursi kepelatihan klub Spanyol usai hanya tiga bulan menduduki posisi itu.

Apakah Prandelli berpikir pelatih Juventus, Max Allegri merasakan tekanan pada tahun ketiganya di Turin?

“Saya pikir hidup berdampingan adalah hal yang sulit, terutama jika kalian dalam kondisi yang baik bersama klub,” tutur Prandelli kepada media.

“Jika kalian menang dan menang lagi, itu tidak akan mempengaruhi kalian.”

Pernakah terlintas dalam pikiran pelatih 59 tahun itu untuk keluar dari dunia sepakbola?

“Saya tidak pernah punya niat yang kuat untuk melakukan itu. Tapi saya tidak ingin berada di sini untuk selama-lamanya. Jika kita membicarakan tentang Giovanni Trapattoni, kita harus jeli akan setiap kemungkinan, tapi dia unik. Jika semua orang sepertinya, itu tidak akan jadi sebuah masalah.”

Lalu bagaimana pendapat Prandelli mengenai pelatih timnas Italia saat ini Giampiero Ventura?

“Saya suka Ventura, ia tiba dengan skena yang mungkin sedikit telat, selalu memainkan sepakbola dengan baik tepat dari saat dia masih di Giarre.

“Ia selalu bersemangat dan tahu apa yang sedang jadi tren, di Eropa semua tim mempelajari gaya permainan timnya.

“Masih ada banyak pemain Italia yang sangat baik untuk kemajuan tim. Itu berarti bahwa kami tidak berdiam diri saya.

“Ventura tahu cara mengolahnya, terjadang hasil jadi yang utama, di pertandingan yang lain kalian bisa melakukan eksperimen.

“Masalahnya adalah bahwa para pemain hanya menambah pengalaman ketika bersama tim nasional.

“Berapa banyak yang menjadi tim inti dalam klub mereka? Hanya beberapa. Berapa banyak yang bermain untuk Inter atau Napoli?”

Lalu bagaimana dengan perbandingan antara Messi dan Dybala?

“Dybala punya kualitas yang luar biasa, ia menciptakan gol, dan tidak menjadi titik acuan, namun ia lebih ke arah SS atau striker yang atipikal.

“Apakah dia mirip Omar Sivori? Jika kalian berpikir tentang pemain berkaki kiri, elegan, penyeimbang tim, lalu ya itu benar.

“tapi dari apa yang saya ingat adalah bahwa ia banyak berlari dan bermain di dalam, dan Sivori banyak bertarung di lini tengah permainan. Dybala bagi saya lebih kepada seorang pemain yang lebih ofensif dari tengah lapangan.”

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

NO COMMENTS