Saviola: Jika Saya Memikirkan Sejarah Barcelona, Saya Tidak akan Tinggalkan Ruang Ganti

, Sundul.com
Monday, 26/12/2016

Buenos Aires, SunduL – Javier Saviola menyatakan ia mungkin tidak cukuo berani untuk meninggalkan ruang ganti Barcelona dan ia juga mengungkapkan mengenai tekanan untuk beraksi bersama Barcelona.

Saat usianya masih 19 tahun, Saviola diboyong ke Barca dari River Plate pada tahun 2001 dengan nilai transfer sebesar 18 juta euro, dan langsung menunjukkan debutnya yang menakjubkan dengan mengantongi 21 gol dalam semua kompetisi.

“Karena saya masih begitu muda, saya tidak pernah memikirkan mengenai tentang tempat yang saya ingin tuju,” ungkapnya kepada media.

“Saya tidak pernah benar-benar sadar bahwa saya berada disebuah klub besar dan jumlah uang yang digelontorkan untuk membayar saya, atau bahwa saya akan tampil sejak bermain sejak awal di stadion Camp Nou yang penuh.

“Saya diuntungkan oleh fakta bahwa saya tidak pernah menghayati ini semua. Mungkin jika saya memikirkan mengenai uang yang sudah dibayarkan kepada saya, atau situasi yang megah, atau bahwa saya adalah bagian dari sebuah klub dengan sejarah yang melegenda, lalu saya tidak akan pernah berniat untuk meninggalkan ruang ganti!”

Kedatangan Saviola juga dibarengi dengan Madrid yang memecahkan rekor transfer dunia yang memboyong masuk Zinedine Zidane dari Juventus dengan nilai yang ditafsir mendekati 77 juta euro.

Namun penyerang itu pada akhirnya membantah bahwa ia merasakan tekanan tambahan ketika ia beraksi di La Liga setelah kepindahan bintang asal Prancis itu ke La Liga.

“Itu bukanlah tekanan tambahan karena saya tidak merasa jika saya memiliki kemampuan yang menyerupai Zidane,” lanjut Saviola kepada media.

“Saya masih 19 tahun ketika saya tiba di Eropa. Saya tahu bahwa perbandingan seperti itu datangnya dari media, lebih daripada karenaka kedatangan saya. Itulah kenapa saya pikir bahwa saya tidak merasakan tekanan tambahan yang ada. Saya tidak terpengaruh dengan hal-hal seperti itu.”

Saviola lalu berjuang untuk memberikan efek yang besar di Madrid dan hijtah untuk Benfica setelah hanya bermain sebanyak 28 pertandingan selama kurang lebih dua musim.

Beberapa tahun terakhirnya di Eropa ia habiskan dengan berpindah-pindah dibeberapa klub, di mana ia sempat membela Malaga, Olympiakos dan Verona, lalu ia tutup karirnya di benua biru saat ia kembali ke River pada tahu 2015.

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

24

Comments are closed for this post.