PSG Krisis Penyerang

0
Subscribe

Paris, Sundul – Saat Paris Saint Germain harus beradu dengan Manchester United di babak 16 besar Champions League, nampak jelas bahwa klub Prancis tersebut akan mendapat tiket mudah ke babak perempat final.

Kubu Olf Trafford saat itu sedang dalam periode yang amat kelam bersama Jose Mourinho, sementara di Parc des Princes semua sedang berbunga dengan kemenangan beruntun dan banjir gol.

Kurang dari dua bulan kemudian, keadaan berbanding terbalik.

Tak hanya hasil-hasil yang didapat terus memburuk, PSG juga harus bertandang ke Old Trafford dengan skuad yang jauh dari ideal.

Meski ada pendapat yang menyatakan bahwa sebuah tim dengan sumberdaya sekaya PSG taks seharusnya terjebak dalam kondisi krisis, sebuah kata yang bahkan mungkin pelatih Thomas Tuchel tak terbayangkan sebelumnya, namun kenyataannya PSG akan meghadapi klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer dengan krisis pemain.

Keberuntungan memang memegang peranan penting, dan membuat kubu Parc des Princes ada dalam kondisi kurang menguntungkan. Neymar, sang pemain termahal dunia, terus mengalami cedera pada kakinya, sementara Edinson Cavani harus ditepikan akibat cedera paha yang ia alami saat mencetak satu-satunya gol bagi timnya dalam kemenangan tipis 1-0 atas Bordeaux akhir pekan lalu.

Kedua penyerang tersebut nampaknya akan absen pada laga tengah pekan dan mungkin baru bisa kembali saat laga mentas di Paris bulan depan.

“Ini terlalu sulit.” ujar Tuchel pada Canal+ usai menyaksikan anak asuhnya kembali meraih kemenangan sulit Sabtu lalu. “Mereka adalah para pemain berkualitas yang ada dan mampu membuat perbedaan pada laga sulit sekelas champions League, untuk bermain di level terbaik. Amat sulit kehilangan para pemain yang mampu berjuang pada standar tinggi.”

“Kami tak punya penggani Cavani, dan juga tak punya pengganti Neymar.”

“Kami tak lagi melihat rencana B, namun sudah ke arah rencana D.”

Kendati Kylian Mbappe siap tempur, lini depan PSG nampak ompong dengan fakta bahwa Eric Maxim Choupo Moting, pemainyang hanya mencetak 1 gol dalam 595 menit bermain di lapangan, adalah satu-atunya pemain lain yang berposisi natural sebagai penyerang tengah selama sebulan kedepan.

Sementara Timothy Weah, yang mencetak dua kali lipat angka tersebut dalam hanya seperempat waktu yang sama, telah dipinjamkan ke klub jawara Skotlandia, Celtic beberapa pekan lalu.

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here