Chelsea Gapai Babak Final Europa League

Fajar Ramadan, Sundul.com
Saturday, 11/05/2019

London, Sundul – Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga menjadi pahlawan timnya saat pemain asal Spanyol tersebut membuat dua penyelamatan di babak adu penalti dan membawa The Blues menang secara dramatis dengan skor 4-3 untuk lolos ke babak final Europa League saat melawan Eintracht Frankfurt Kamis kemarin.

Tim asuhan Maurizio Sarri tersebut sempat unggul pada leg kedua babak semifinal berkat gol yang dicetak Ruben Loftus Cheek di babak pertama.

Namun striker Frankfurt, Luka Jovic mampy menyamakan kedudukan hanya beberapa saat usai turun minum dan membuat laga semakin ketat dengan skor 1-1 serta 2-2 secara agregat.

Penalti Cesar Azpilicueta diselamatkan oleh Kevin Trapp dalam adu tos-tosan, namun Kepa mampu menangkis tembakan Martin Hinteregger dan juga milik Goncalo Paciencia sebelum Eden Hazard melesakkan gol penalti kemenangan dan membuat perayaan tergelar di lapangan.

Momen tersebut menjadi momen penebusan manis bagi Kepa usai ia dikritik tajam akibat kelakuan nyelenehnya saat melawan Manchester City di babak final league Cup dimana ia menolak untuk digantikan yang berakibat kalahnya The Blues dalam adu penalti.

Hazard juga memberikan penampilan krusial dalam sebuah laga yang bisa menjadi pertandingan terakhirnya di Stamford Bridge ditengah rumor yang semakin mengencang mengenai kepindahan ke Real Madrid.

Chelsea akan menghadapi rival sekota asal Lonoon, Arsenal dalam All Premier League Final di Baku pada 29 Mei nanti.

Laga tersebut akan menjadi final keenam di ajang Eropa bagi Chelsea dan menjadi yang pertama sejak menjadi kampiun Europa League edisi 2013.

Setelah memastikan diri lolos ke ajang Champions League musim depan setelah mereka memastikan finis di empat besar Premier League akhir pekan lalu, Chelsea bisa memberikan akhir yang manis pada musim yang berantakan bila bisa mengangkat trofi Europa League.

Eks bos Napoli, Sarri minggu ini mengklai bahwa Chelsea pantas untuk memenangi gelar musim ini dan pelatih asal Italia tersebut kini tinggal membutuhkan satu kemenangan untum meraih titel besar pertama sepanjang karir manajerialnya.

Dengan Liverpool akan menghadapi Tottenham di final Champions League, ini akan menjadi kali pertama dua kompetisi kontinental Eropa hanya melibatkan tim asal Inggris.

15

Be the first to write a comment.

Your feedback