Guardiola Dorong Sane Untuk Lebih Baik Lagi

Fajar Ramadan, Sundul.com
Thursday, 14/03/2019

Manchester, Sundul – Pep Guardiola mengklaim bahwa Leroy Sane harus lebih bisa memberikan lebih lagi usai penampilan spektakulernya dalam pembantaian oleh Manchester City kontra City dengan skor 7-0.

sane menajdi mimpi buruk eks klubnya tersebut saat City melenggang ke babak ke perempat final Champions League dengan kemenangan agregat amat telak 10-2, mencetak satu gol dan memberikan tiga assist di Etihad Stadium.

Jangan lupakan juga pemain Jerman tersebut juga mencetak gol spektakuler dari tendangan bebas saat City menyamakan kedudukan di leg pertama yang dimainkan di Gelsenkirchen.

Namun, saat ditanyai apakah Sane sudah mencapai permainan terbaik, Guardiola berujar :”Tidak. Setelah gol pertama, ya. Namun sebelumnya tidak. Ia tak cukup agresif dalam 20 menit pertama.”

“Saya menyukai saat ia berlari. Namun saat ia kehilangan bola, hal serupa sama dengan Raheem Sterling, namun mereka masih muda.”

“Saya paham ini pasti sulit bagi Leroy, ia tak selalu bermain di tiap laga, namun setelah 20 menit ia luar biasa dengan gol dan assistnya.”

“Kita tahu bahwa ia adalah pemain dengan kualitas luar biasa, sulit untuk mencari di seantero dunia dengan pemain yang memiliki kualitas seperti dirinya.”

City akan mengetahui lawan mereka di babak 8 besar hari Jumat nanti. Dua eks klub Guardiola, Barcelona dan Bayern Munich bisa bergabung dengan mereka bila kedua klub tersebut mampu mengatasi lawan masing-masing di hari Rabu. Bayern akan menghadapi rival City di kompetisi domestik, Liverpool.

Saat ditanya klub mana yang ia inginkan untuk lolos, Guardiola berujar :”Saya minta maaf pada penduduk Inggris namun saya ingin Bayern yang lolos. Saya fan berat mereka, saya bagian dari klub itu. Saya cinta Munich , bayern dan semua orang didalamnya. Saya ingin Bayern yang lolos namun jelas tak akan mudah.”

Guardiola juga menggambarkan City sebagai “remaja” di ajang Champions League namun kemenangan telak mereka menjadi pernyataan kuat bagi para pesaing yang tersisa.

“Saat saya mengatakan kami tim yang masih remaja, saya tak mengatakan kami tak akan berjuang. Kami akan mengeluarkan seluruh kemampuan kami.”

6

Be the first to write a comment.

Your feedback