Kekalahan Spektakuler PSG Buat Mereka Gagal Juara Dua Titel

Fajar Ramadan, Sundul.com
Monday, 29/04/2019

Paris, Sundul – Paris Saint Germain membuang keunggulan 2-0 atas Rennes pada hari JUmat malam kemarin dan akhirnya kalah secara spektakuler dengan skor 6-5 melalui babak adu penalti. Gelandang muda Chris Nkunku gagal melesakkan penalti penentu untuk mengakhiri dominasi klub asal Paris tersebut di ajang domestik, dan membuat Rennes meraih titel pertama mereka di kompetisi Coupe De France sejak tahun 1971.

Sang pemimpin klasemen unggul langsung 2-0 hanya dalam waktu 20 menit berkat gol dari duo asal Brazil, Dani Alves dan Neymar.

Namun dengan selisih dua gol tersebut, PSG nampak terlalu bersantai dan melepas kaki dari pedal gas. Rennes sendiri tampil pantang menyerah dan mampu membuka peluang kembali meraih kemenangan, yang memaksa Presnel Kimpembe mencetak gol bunuh diri hanya lima menit jelang babak pertama usai.

Rennes lalu sukses menyamakan skor saat laga berusia satu jam dan mampu membuat duel final berlangsung ke babak perpanjangan waktu dan lalu adu penalti.

Seiring waktu, para pemain PSG tampil makin frustrasi dan membuat laga berjalan semakin keras dan panas. Dua menit sebelum babak tambahan usai, Kylian MBappe diganjar kartu merah langsung untuk tekel kasar dan keras pada pemain Rennes yang diiringi hujan protes dan membuat pertandingan sempat terhenti.

Para fans Rennes pada akhirnya bergembira karena kemenangan mengejutkan di babak adu penalti, dan menyemarakkan Stade de France dengan nyanyian hingga berjam-jam usai final berakhir.

Kemenangan ini juga menjadi cerita manis bagi Hatem Ben Arfa, yang sempat mengalami masa tak menyenangkan bersama PSG di tahun 2016-2018.

Eks pemain Newcastle tersebut menyatakan pada RMC usai pertandingan :”Satu hari, seperti saya, Adrien Rabiot akan membawa petaka bagi PSG. Saya tak memiliki dendam pada klub, hanya pada orang yang menjalankan klub tersebut.”

PSG kini hanya akan mengakhiri musim dengan satu gelar saja, setelah kalah dari Guingamp di ajang Piala Liga Prancis, dan disingkirkan Manchester United di babak 16 besar Champions League.

Kendati ratusan juga pounds terus dibelanjakan untuk membeli kekuatan baru dan terbaik di seantero bumi, nampak masih ada halangan mental yang masih harus diatasi oleh pasukan PSG.

32

Be the first to write a comment.

Your feedback